Perkembangan teknologi berkembang sedemikian pesat
sehingga banyak sekali produsen gadget berlomba membuat karya terbaiknya untuk
berlomba memikat hati para pengguna gadget. Mereka menawarkan berbagai ciri
khas dan keunggulan masing-masing demi menarik perhatian konsumen. Ada banyak
jenis pengembangan dari tiap-tiap produk yang dikembangkan para produsen
gadget, namun kali ini kita akan bahas beberapa hal terkait dengan model pengembangan
gadget dengan ciri khas atau gadget dengan sistem baterai tanam. Pengembangan
gadget dengan sistem baterai tanam ini biasanya dilakukan oleh produsen yang
menginginkan agar produk gadget mereka dapat memiliki dimensi setipis mungkin.
Sebagai contoh misalnya Apple yang selalu setia menanam baterai pada setiap
produknya, dengan demikian diharapkan agar produk yang mereka hasilkan dapat
memiliki kinerja yang lebih baik.
![]() |
Kelebihan Gadget memiliki Sistem Baterai Tanam (www.businessinsider.com) |
Mengapa Gadget dengan Sistem Baterai Tanam?
Ada aroma tersendiri jika memandang gadget dengan
sistem baterai tanam, biasanya gadget dengan jenis sistem baterai tanam
tentunya sudah dibekali dengan kemampuan bertahan baterai yang handal. Bukan
hanya sebagai nyawa (sumber tenaga) dari sebuah gadget, melainkan juga menjadi
alasan terbaik untuk dapat menampilkan gadget dengan dimensi yang cukup tipis
sehingga tidak lebih ringan dan tidak membebani ketika dibawa bepergian. Selain
untuk mempertahankan dimensi gadget agar tetap nyaman ketika dibawa bepergian,
hal ini juga untuk menjaga kualitas produk perangkat keras sebuah gadget. Maksudnya
adalah, agar tidak sembarang orang (baca:teknisi)
dapat mengganti baterai gadget dengan produk baterai yang tidak disarankan
pabrik gadget pembuat. Selain untuk menjaga kualitas perangkat keras, hal ini
juga dimaksudkan agar ketika penggantian sparepart baterai ini tidak sesuai
standar pabrik juga tidak akan mempengaruhi keinerja gadget. Sebab, jika
sembarang baterai asal dipasang pada sebuah gadget tentu saja hal itu bukan
sesuatu yang baik, sebab setiap produk memiliki standar spesifikasi
masing-masing. Sementara tidak semua gadget pula memiliki standar yang cocok,
oleh karena itu jenis gadget dengan
sistem baterai tanam cukup baik untuk tetap menjaga kualitas produk secara
keseluruhan sekaligus membawa angn segar bagi penggunanya untuk dapat menikmati
kinerja gadget sesuai dengan standar pabriknya.
Standar Keamanan dan Kenyamanan Gadget Sistem Baterai Tanam
Sesuai dengan penjelasan yang telah kita bahas,
bahwa tidak semua speseifikasi sembarang baterai itu sesuai dengan gadget Anda.
Sekalipun pada keterangan spesifikasinya sesuai, tetapi itu juga tidak menjamin
kualitas dari baterai tersebut, misalnya saja pada keterangan output baterai
3,7 volt, namun pada kenyataannya nilai outputnya tidak sama dengan keterangan
yang tertera pada baterai tersebut. Jadi, gadget dengan sistem baterai tanam
juga untuk memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi pemilik gadget
tersebut, agar kelak tidak kecewa dengan kinerja gadget yang dipasang (ganti
baterai) yang tidak sesuai anjuran pabrik.
Kesimpulan
Jadi, gadget dengan sistem baterai tanam cenderung
lebih aman. Memang ada selisih harga ketimbang gadget dengan model sistem non
baterai tanam, tetapi apabila kita mengerti alasan sebanarnya dari perusahaan
pembuatnya kita tidak akan ragu mengocek kantong lebih dalam. Sebab kita juga
mendapatkan layanan yang terbaik dari pembuat gadgetnya. Sekalipun kelak
terjadi masalah, itu juga bergantung kepada pengguna gadgetnya. Namun, jika
Anda hendak membeli gadget dengan jenis ini, pastikan dulu bahwa pembuat gadget
yang akan Anda beli produknya telah memiliki reputasi yang baik di mata dunia
gadget. Artinya kita harus tahu rekam jejak dari setiap produk yang membuat
gadet dengan sistem baterai tanam. Dimaksudkan agar Anda tidak kecewa
dikemudian hari. Setelah bicara kelebihan gadget dengan sistem baterai tanam,
yuk kita bahas juga kekurangan gadget dengan sistem baterai tanam.
0 Response to "Kelebihan Gadget memiliki Sistem Baterai Tanam (fixed battery)"